Jakarta, Mypalawi - Madu merupakan cairan kental seperti sirup berwarna kuning muda hingga coklat kemerahan. Secara umum, Madu memiliki rasa manis yang berasal dari nektar atau bagian lain dari tanaman sebagai sumber pakan lebah. Madu tertuang dalam Al-Qur'an sebagai obat segala penyakit. Madu juga merupakan sunnah dari Rasullulah SAW. Belakangan, penelitian ilmiah membuktikan bahwa enzim dan kandungan vitamin dalam Madu dapat membantu meningkatkan kesehatan orang yang mengkonsumsinya. 

Madu merupakan salah satu makanan yang baik karena mengandung asam amino, protein, karbohidrat kompleks, vitamin serta mineral yang baik bagi tubuh. Mineral dan vitamin pada madu yang baik bagi tubuh diantaranya adalah kalium, potasium, magnesium, sulfur, zat besi, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin B6. Madum memiliki efek antibakterial yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus yang merupakan penyebab keracunan makanan, infeksi kulit, endokartitis, dan meningtitis (sumber : Nadhilla N.F. 2014.”The Activity Of Antibacterial Agent Of Honey Against Staphylococcus aureus”. Journal majority, Volume 3 No.7.)

Madu juga mengandung enzim amilase, protease, dan lipase yang memiliki berbagai manfaat salah satunya untuk membantu pencernaan dan metabolisme. Kandungan gula pada Madu alami didominasi oleh gula monosakarida atau fruktosa. Fruktosa merupakan jenis gula yang bersifat lipogenik sehingga tidak merangsang produksi insulin dan tidak mengalir ke darah ketika dikonsumsi, dalam hal ini madu alami lebih aman untuk dikonsumsi oleh penderita Diabetes tentunya harus terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter dan ahli gizi. Maka dari itu, pastikan selalu mengkonsumsi Madu asli berkualitas dengan kandungan fruktosa yang lebih tinggi dibandingkan kandungan glukosa.

Madu Perhutani merupakan Madu Berkualitas yang produksinya dilakukan dan diawasi oleh Pusat Perlebahan Nasional. Madu Perhutani dikelompokkan berdasarkan nektar bunga sebagai sumber pakan lebah. Madu Perhutani juga telah memenuhi beberapa persyaratan penting diantaranya SNI Madu No 8644 Tahun 2018 (lolos uji laboratorium KAN dengan nilai diatas rata-rata), sertifikasi Halal MUI dan terdaftar BPOM sehingga kualitas dan keasliannya sangat terjamin. Madu Perhutani bahkan memiliki kadar air 17% dimana kadar air tersebut berada dibawah kadar air maksimum yang ditentukan SNI yaitu 22%. Semakin rendah kadar air, maka kualitas madu akan semakin baik dikarenakan bakteri dan jamur tidak dapat tumbuh dalam madu dengan kadar air rendah. 

Madu Perhutani dipanen ketika sudah matang, hal ini dibuktikan oleh aktifitas enzim diastase yang tinggi yaitu 8 DN dimana angka ini jauh lebih tinggi dari yang dipersyaratkan oleh SNI yaitu 3DN. Enzim Diastase merupakan indikator keaslian madu, dikarenakan enzim ini diproduksi oleh tubuh lebah. Madu yang dipanen matang merupakan madu berkualitas dikarenakan memiliki kandungan karbondioksida yang rendah sehingga risiko terjadi letupan ketika kemasan dibuka menjadi lebih rendah.

Secara umum Madu memiliki sederet manfaat bagi kesehatan tubuh. Apa saja sih manfaatnya? yuk simak penjelasannya

Madu Sebagai Makanan Sehat dapat membantu :

  1. Meningkatkan stamina tubuh
  2. Vitalitas & fungsi seksual
  3. Anti bakteri, anti cendawan & anti oksidan
  4. Mencegah pertumbuhan tumor / kanker
  5. Berguna untuk perawatan, pembentukan jaringan dan fungsi reproduksi
  6. Mereduksi tekanan psikis / stress
  7. Bahan katalis untuk menjaga keseimbangan metabolisme tubuh & meningkatkan kekebalan tubuh

Madu sebagai kosmetik (campuran masker atau lulur) dapat membantu :

  1. Mengencangkan dan menghaluskan kulit

Madu sebagai obat dapat membantu proses :

  1. Penyembuhan luka
  2. Penyembuhan penyakit saluran pernafasan
  3. Penyembuhan penyakit perut
  4. Penyembuhan batuk & pilek (contoh : Madu dari bunga Randu memiliki kandungan ekspektoran)
  5. Penyembuhan lemah jantung
  6. Penyembuhan penyakit hati & ginjal (penyakit hati beneran ya gengs, bukan iri dengki *bercanda)
  7. Penyembuhan masalah peredaran darah
  8. Penyembuhan radang sendi

Bagaimana cara mengkonsumsinya? Nah, Berikut adalah beberapa tips mengkonsumsi Madu untuk mencegah dan membantu mengobati berbagai penyakit.

  1. Madu untuk flu : 1 sdm Madu + 1 sdm Air Lemon
  2. Madu untuk detoksifikasi : 1 gelas teh herbal + 1-2 sdt Madu
  3. Madu untuk sinus : 2 sdm cuka apel + 1 sdm madu
  4. Madu untuk menurunkan berat badan : 1 sdm madu + 1/2 sdm kayu manis
  5. Madu untuk batuk : 5-8 sdm madu + 4 sdm air lemon + air perasan jahe secukupnya
  6. Madu untuk sakit gigi : 1 sdt kayu manis + 1 sdm madu + air perasan kunyit secukupnya

 

Pastikan selalu mengkonsumsi Madu Perhutani yang terjamin keaslian serta kualitasnya agar tubuh tetap sehat dan bugar khususnya selama pandemi covid-19 ini. Madu Perhutani tersedia di Outlet Teras Palawi di Kota Anda dan seluruh apotek Kimia Farma di pulau Jawa. Info dan pemesanan hubungi nomor whatsapp di link https://linktr.ee/mypalawi

(Editor : Ganjar Gardiaputra)