JAKARTA, PALAWI RISORSIS (14/07/2022) | Palawi Risorsis selaku pengelola bisnis Madu Perhutani bersama Perum Perhutani selaku induk perusahaan dan pemilik merek Madu Perhutani meluncurkan rebranding  Madu Perhutani yang dilaksanakan di Kantor Pusat Perum Perhutani dan secara video conference pada Kamis (14/07)

Rebranding Madu Perhutani memiliki tagline ‘Ganti Penampilan, Kualitas Tetap Andalan’ dengan menampilkan kemasan lebih natural dan sesuai corporate color Perhutani serta hadir dalam varian rasa beragam yang lebih mudah di-identifikasi oleh pelanggan yaitu kelengkeng, bunga liar, randu, dan multiflora.

Varian madu berdasarkan nektar bunga sebagai pakan lebah merupakan kelebihan dari produk Madu Perhutani yang tidak dimiliki oleh pesaing. Oleh karena itu, pada hari peluncuran, seluruh anggota panitia dari Palawi Risorsis mengenakan seragam kaos bertuliskan Madu Perhutani “Ganti Penampilan, Kualitas Tetap Andalan” dengan warna yang berbeda-beda. Kaos warna coklat menandai produk Madu Perhutani varian kelengkeng, warna biru menandai produk varian Multiflora, warna merah Randu, dan ungu lilac untuk varian Bunga Liar.

Acara dihadiri oleh Direktur utama Perum Perhutani Wahyu Kuncoro, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Perum Perhutani Endung Trihartaka, Komisaris Palawi Risorsis Amas Wijaya, Direktur utama Palawi Risorsis Lucy Mardijana Soebijakso, Direktur Palawi Risorsis Wawan Triwibowo.

Pada kesempatan yang sama Lucy Mardijana Soebijakso menyampaikan bahwa acara ini merupakan langkah dalam mengawal proses bisnis Madu Perhutani dari hulu hingga hilir untuk tetap dalam koridor Good Corporate Governance (GCG), Palawi menerapkan implementasi “Mypalawi Online Integrated System” yang dapat dipantau secara online dan realtime melalui dashboard managemen serta mengganti perangkat transaksi dari sebelumnya bersifat manual (menggunakan nota) menjadi perangkat Online Mobile Point of Sales Sunmi sehingga semua data transaksi dapat dimonitor secara online, dan nota bukti transaksi menjadi lebih profesional.

Ia juga menuturkan bahwa dalam menjaga amanah pengelolaan bisnis Madu Perhutani, Palawi terus melakukan perluasan jaringan pasar Madu Perhutani dan membangun brand awareness dengan melakukan renovasi pada outlet-outlet penjualan Madu Perhutani menjadi Teras Palawi dengan tampilan yang spesifik yaitu di Teras Palawi Bogor dan Teras Palawi Tangerang.

“Kami berharap Pengembangan bisnis Madu Perhutani akan semakin baik, tumbuh dan berkembang, sehingga Palawi dapat membawa madu perhutani menjadi produk andalan keluarga Indonesia,” tutupnya.

Wahyu Kuncoro dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada Palawi Risorsis atas Rebranding produk Madu Perhutani serta peresmian secara simbolis Teras Palawi Bogor dan Teras Palawi Tangerang. Ia berharap semoga langkah ini menjadi salah satu sumber pendapatan Palawi Risorsis sebagai awal kebangkitan karena dalam 2 tahun terakhir berada dalam kondisi yang sulit akibat pandemi Covid-19.

“Perum Perhutani sebagai induk perusahaan akan terus mendorong Palawi Risorsis untuk menjadi sebuah perusahaan yang mampu secara finasial mandiri dan sekaligus dapat memberikan kontribusi kepada Perum Perhutani,” ungkap Wahyu.

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu juga melanjutkan bahwa di tahun 2022 Palawi Risorsis harus sudah mengelola 26 lokasi wisata Perhutani.

“Diperlukan persiapan yang matang terhadap dua hal yang mendasar sebagai catatan kita bersama selain dari produk Madu, pertama merapihkan logo dari Palawi dan kedua kelola wisata Perhutani yang diturunkan kepada Palawi sehingga target 17 Agustus 2022 minimalnya setengah atau 13 lokasi wisata Perhutani sudah dikelola oleh Palawi,” jelasnya. (Data Kompers/PAL/2022) (Kom-PHT/PR/2022-VII-13)