ECONIQUE – Kamis (26/1) Perum Perhutani dan Econique Perhutani Alam Wisata menggelar Penandatanganan Addendum Perjanjian Kerjasama Alih Kelola Bisnis Wisata (spin-off) Tahap II bertempat di Rongga Budaya, Dusun Bambu, Cikole, Jawa Barat. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Operasi Natalas Anis Harjanto, Kepala Divisi Ekowisata Tri Lastono, dan Direktur Utama Econique Perhutani Alam Wisata. Kegiatan penandatanganan Addendum PKS ini dilakuakn ditengah kegiatan Rapat Kinerja 2022 dan Rencana 2023 Perhutani Group yang dihadiri oleh Perum Perhutani selaku induk dan segenap Direksi serta Komisaris Anak Perusahaan.

Terdapat 24 lokasi wisata yang ditambahkan pada addendum PKS Spin-off dan menjadi bagian dari pengelolaan Econique Perhutani Alam Wisata, diantaranya : Kawah Putih, Ranca Upas, Patuha Resort, Gunung Puntang, Cikole Jayagiri Resort (termasuk Green Grass), Galunggung, Karaha Bodas, Curug Panjang (termasuk Curug Naga, Curug Cibulao, Curug Orok), Curug Barong Leuwi Hejo, Curug Cilember, LHI Jayagiri, Orchid Forest, Grafika Cikole, Curug Cimahi, Puncak Bintang, Cibolang, Punceling, Karang Nini, Citumang, Lampon Surumanis, Wedi Ireng, De Djawatan dan Grajagan.

Sebagai tindak lanjut dari Penandatanganan Addendum Perjanjian Kerjasama Alih Kelola Bisnis Wisata Perum Perhutani kepada Econique (PT. Perhutani Alam Wisata) tahap II, telah juga dilakukan kegiatan Sosialisasi dan Serah Terima Alih Kelola Objek Wisata Perum Perhutani lingkup Divisi Regional Jawa Barat dan Banten sebanyak total 19 lokasi wisata bertempat di Cafe Taste of Cikole, Grafika Cikole pada hari Jum'at (27/01/2023).

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Utama Perum Perhutani, Direktur Perencanaan dan Pengembangan, Direktur SDM & Umum, Kepala Divisi Regional Jawa Barat dan Banten, Kepala Divisi Ekowisata, Kepala Divisi Perencanaan Strategis, Kepala Divisi Produksi, Direktur Utama Econique, SEVP Econique, GM KBM Ekowisata Jawa Barat dan Banten, ADM/KKPH Bogor, ADM/KKPH Bandung Utara, ADM/KKPH Bandung Selatan, ADM/KKPH Ciamis beserta jajaran perwakilan site manager dan supervisor.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Perencanaan dan Pengembangan memberikan sambutan dan menjelaskan bahwa terdapat pertumbuhan positif yang dihasilkan dari proses aksi korporasi regrouping sehingga seluruh anak perusahaan Perum Perhutani saat ini dapat membuku laba positif jauh lebih tinggi dari sebelum dilakukan regrouping. Hal senada disampaikan pula oleh Lucy Mardijana selaku Dirut Econique, dimana dalam tanggapannya Lucy menyampaikan bahwa terdapat peningkatan trend rerata per bulan dari sebelum dan sesudah spin-off. Dalam sosialisasinya, Kepala Divisi Ekowisata Tri Lastono, Kepala Divisi Produksi Wawan Triwibowo dan Kepala Divisi Perencanaan Strategis Maman Rosmantika menjelaskan bahwa Econique adalah bagian dari Perum Perhutani dan setelah proses streamlining ini sudah mature, induk tidak akan lagi mengelola bisnis wisata ditambah dengan adanya kebijakan talent mobility akan memudahkan promosi mutasi dari induk ke anak maupun sebaliknya.

Terakhir pada sesi diskusi, Direktur Utama Perum Perhutani Wahyu Kuncoro menegaskan bahwa proses regrouping tidak akan berdampak pada pemutusan hubungan kerja bagi karyawan tidak tetap dan pengurangan remunerasi walaupun dalam proses transisi ini masih terdapat beberapa proses penataan yang tengah dilakukan oleh Perum Perhutani selaku Induk bersama Anak Perusahaan. Wahyu mengatakan agar Econique dapat membuat standar kompetensi berjenjang sehingga karyawan dari Perhutani yang memiliki passion di bidang wisata dan dapat memenuhi persyaratan tersebut dapat ditugaskan ke Econique. Terakhir Wahyu Kuncoro menyampaikan bahwa agilitas anak perusahaan lebih baik dari Induk karena tidak terikat aturan Pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN dan Kementerian LHK.

Puncak dari acara Sosialisasi dan Serah Terima Alih Kelola Objek Wisata Perum Perhutani kepada Econique adalah Penandatangananan Berita Acara Serah Terima Usaha yang dilakukan oleh Kepala Divisi Regional Jawa Barat dan Banten, Kepala Divisi Ekowisata, dan Direktur Utama Econique. Sedangkan untuk penandatanganan Berita Acara Serah Terima fisik dilakukan oleh GM KBM Ekowisata, ADM/KKPH Bandung Selatan, ADM/KKPH Bandung Utara, ADm/KKPH Bogor, ADM/KKPH Ciamis, dan SEVP Operasional Econique. (Ganjar/Kompers)