JAKARTA, ECONIQUE (13/10/2023) | Ribuan penikmat musik jazz merasakan pengalaman tak terlupakan di Wana Wisata Baturraden, Purwokerto. Acara Jazz Gunung Slamet menjadi daya tarik utama, dan musisi kenamaan Marcell Siahaan menghibur penonton dengan penampilan memukau. Di bawah langit biru dan pepohonan pinus, para penonton larut dalam alunan musik jazz yang meriah. Muda-mudi terutama kelahiran 90-an bergoyang dan bergembira sepanjang malam.

Marcell membuka penampilannya dengan lagu "Mau Dibawa ke Mana" dan dengan cepat menyihir penonton. Bahkan, Marcell turun ke panggung dan bernyanyi di tengah-tengah penonton, membuat suasana semakin meriah. Para penonton, yang juga turut bernyanyi, menyaksikan penampilan memukau ini. ”Menurut saya posisi penonton juga menyenangkan. Posisi panggung dan segala macam pas. Jadi ketika men-deliver lagunya pun bisa tersampaikan dengan baik. Hampir 80 persen penonton ikut menyanyikan lagu-lagu saya,” tutur musisi kelahiran Kota Bandung ini.

Ajang musik Qris Jazz Gunung Slamet digelar di Wana Wisata Baturraden yang dikelola oleh Econique Perhutani Alam Wisata (Palawi). Acara ini bukan hanya tentang musik jazz, tetapi juga menampilkan seni tradisional lengger Banyumasan dan fashion show batik Banyumasan. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, hadir dalam acara ini dan mengungkapkan apresiasi atas upaya mendukung pariwisata domestik. Jazz Gunung Slamet diharapkan dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat setempat.

Pencipta ide Jazz Gunung Slamet, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto Rony Hartawan, menggambarkan acara ini sebagai materialisasi dari sebuah mimpi yang terwujud. Rony berharap Baturraden dapat naik kelas dan bahwa acara ini akan berdampak positif pada ekonomi sekitarnya.

Ditemui pada acara, General Manager Econique Perhutani Alam Wisata Area Bisnis Wisata Wilayah Barat, Komarudin menyampaikan bahwa pada acara Jazz Gunung Slamet tahun ini kami sangat antusias menjadi tuan rumah di Wana Wisata Baturraden. Acara ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendukung seni dan budaya di wilayah ini, dan kami bangga dapat menjadi tempat bagi para pecinta musik Jazz. Kami telah berusaha keras untuk memastikan acara berjalan lancar dan memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi pengunjung. Semoga Jazz Gunung Slamet 2023 sukses besar dan memberikan inspirasi bagi semua orang yang hadir."

Acara diawali dengan penampilan Jess Kidding, grup musik lokal Purwokerto, dan diikuti oleh penampilan grup musik Jagarta yang memberikan penampilan meriah. Kolaborasi antara jazz dan tarian lengger juga membuat acara semakin istimewa. Penari lengger Lanang, Rianto, tampil anggun mengikuti irama jazz. Sementara itu, di sisi lain, fashion show batik khas Banyumasan mempesona penonton. Tujuh peragawati dari Oemah Karnaval mengenakan kostum karnaval yang anggun dan berjalan di catwalk. Mereka mempersembahkan kemewahan batik khas daerah tersebut.

Jazz Gunung Slamet telah mengukuhkan dirinya sebagai ajang musik jazz yang menggabungkan seni, budaya, dan pariwisata, dan semakin memperkuat branding Wana Wisata Baturraden sebagai destinasi wisata unggulan Econique Perhutani Alam Wisata di Jawa Tengah. (Kom-PLW/ABWWB/Gan/2023)